📊 App Utama 📖 Panduan & Tutorial
Dokumentasi & Panduan Penggunaan

OI + CVD
Futures Lab

Tutorial lengkap cara membaca, menggunakan, dan menginterpretasikan setiap fitur aplikasi trading setup ini.

Apa itu Open Interest & CVD?

Dua indikator ini adalah inti dari analisis order flow di pasar futures. Kalau kamu hanya punya harga (OHLCV), kamu hanya melihat hasil pertarungan. OI dan CVD memperlihatkan siapa yang bertarung dan seberapa keras.

Open Interest (OI)

Jumlah total kontrak futures yang masih terbuka / belum ditutup. Setiap kontrak OI = 1 buyer + 1 seller yang sama-sama belum exit.

Cumulative Volume Delta (CVD)

Selisih kumulatif antara volume beli agresif (market buy) dan volume jual agresif (market sell). Ukuran tekanan beli vs jual.

Kombinasi OI + Price = Baca Siapa yang Masuk

OI ↑ + Price ↑ → Fresh LONGS masuk (Long Buildup) // buyer baru, trend bullish kuat OI ↑ + Price ↓ → Fresh SHORTS masuk (Short Buildup) // seller baru, trend bearish kuat OI ↓ + Price ↑ → SHORT COVERING (Weak Rally) // seller exit, bukan buyer baru OI ↓ + Price ↓ → LONG LIQUIDATION (Weak Selloff) // buyer exit, bukan seller baru
💡
Kunci pembacaan CVD: CVD yang searah dengan price = konfirmasi kuat. CVD yang berlawanan dengan price = divergence = potensi reversal atau sinyal exit.

Mengenal Antarmuka Aplikasi

Aplikasi terdiri dari 4 area utama yang perlu kamu pahami:

A

Symbol Bar (atas)

Dropdown pilih instrumen + info kontrak di sebelah kanan. Info kontrak menampilkan: nama pair, tick value, ukuran kontrak, threshold OI spike, dan CVD multiplier yang berlaku untuk simbol tersebut. Jika pair inverse, ada peringatan oranye.

B

Filter Bar

Row tombol untuk memfilter setup card yang ditampilkan. Tombol High Prob (>60%) hanya menampilkan setup yang win rate aktualnya (sudah disesuaikan per simbol) benar-benar di atas 60%.

C

Setup Grid (tengah)

10 setup card yang masing-masing berisi: deskripsi OI/CVD/Price, checklist kondisi entry, kotak inverse (jika pair inverse), entry/SL/target, invalidation, dan win rate estimasi.

D

Legend (bawah)

Referensi cepat: tabel baca OI+Price, dan panduan lengkap cara membaca pair inverse USD/JPY, USD/CAD, USD/CHF.

Memilih Instrumen & Parameter Dinamis

Setiap simbol punya parameter berbeda karena volatilitas dan likuiditasnya berbeda. Saat kamu ganti simbol, semua threshold di checklist otomatis berubah.

Simbol Pair OI Spike Min CVD Mult TF Rekomendasi Catatan
6E1EUR/USD+5%×1.515M–4HPaling likuid, baseline
6B1GBP/USD+6%×1.615M–4HVolatil, spread 1–2 tick
6A1AUD/USD+5%×1.430M–4HSensitif komoditas
6N1NZD/USD+4%×1.31H–4HLikuiditas tipis
6C1 ⚠️USD/CAD+5%×1.530M–4HKorelasi minyak, INVERSE
6S1 ⚠️USD/CHF+4%×1.31H–4HSafe haven, INVERSE
6J1 ⚠️USD/JPY+6%×1.71H–4HCarry trade, INVERSE
GC1Gold+7%×1.81H–DailyVolume >150% untuk breakout
SI1Silver+8%×2.04H–DailyCVD smoothing disarankan
CL1Crude Oil+12%×2.215M–1HOI bisa >20% saat laporan EIA
ℹ️
Win Rate Adjustment: Setiap simbol punya penyesuaian win rate (contoh: GC1 +2%, 6N1 −3%). Nilai ini ditambahkan ke base win rate setiap setup, lalu di-cap di 40%–85%. Ini mencerminkan tingkat keandalan sinyal per instrumen berdasarkan karakteristik pasarnya.

⚠️ Memahami Pair Inverse (USD/JPY, USD/CAD, USD/CHF)

Ini bagian yang paling sering bikin salah bagi trader yang baru pindah dari forex spot ke futures. Pahami ini dengan benar sebelum trading pair ini.

⚠️
Fakta penting: Kontrak futures CME untuk 6C1, 6S1, dan 6J1 sebenarnya adalah CAD/USD, CHF/USD, JPY/USD — bukan USD/CAD, USD/CHF, USD/JPY seperti yang biasa dilihat di forex spot. Mata uang non-USD yang jadi base di kontrak, USD yang jadi quote.

Cara baca yang benar:

// Contoh: 6J1 (kontrak JPY/USD) Price NAIK → JPY MENGUAT → USD melemah → USD/JPY (forex) TURUN Price TURUN → JPY MELEMAH → USD menguat → USD/JPY (forex) NAIK // Setup BULLISH di 6J1 artinya: Cocok untuk: LONG JPY / SHORT USD Bukan untuk: LONG USD/JPY // Setup BEARISH di 6J1 artinya: Cocok untuk: SHORT JPY / LONG USD Bukan untuk: SHORT USD/JPY

Aplikasi sudah otomatis menampilkan kotak oranye "INVERSE" di setiap setup card saat kamu pilih pair inverse. Kotak itu menjelaskan secara spesifik arah mana yang cocok, berdasarkan type setup (bullish / bearish / reversal).

Mau LONG JPY / CAD / CHF?

→ Cari setup BULLISH di 6J1 / 6C1 / 6S1
(price naik di kontrak = mata uang non-USD menguat)

Mau SHORT JPY / CAD / CHF?

→ Cari setup BEARISH di 6J1 / 6C1 / 6S1
(price turun di kontrak = mata uang non-USD melemah)

10 Setup Trading — Penjelasan Singkat

Setiap setup dirancang untuk kondisi pasar yang spesifik. Jangan gunakan setup trending di pasar ranging, atau sebaliknya.

BULLISH 1. Strong Bullish Trend WR ~72%

OI naik 3 bar berturut + CVD breakout + price pullback ke EMA. Setup paling reliable di trending market. Entry di pullback, bukan di puncak.

BEARISH 2. Strong Bearish Trend WR ~68%

OI naik saat price turun = fresh shorts, bukan long liquidation. Kunci: konfirmasi dead cat bounce gagal sebelum entry short.

REVERSAL 3. Bullish Divergence Reversal WR ~60%

Price lower low + CVD higher low = smart money akumulasi saat retail panik jual. Butuh konfirmasi candle (hammer/engulfing) + support kuat.

REVERSAL 4. Bearish Divergence Reversal WR ~62%

Price higher high + CVD lower high = distribusi di puncak. Butuh resistance kuat + volume menurun saat rally sebagai konfirmasi.

BULLISH 5. Valid Breakout Long WR ~70%

Breakout valid = OI spike (fresh longs) + CVD vertical + volume >150%. Bukan short covering. Entry di retest resistance jadi support.

BEARISH 6. Valid Breakdown Short WR ~68%

Breakdown valid = OI spike (fresh shorts) + CVD waterfall + tidak ada buying absorption. Entry di pullback ke broken support.

BULLISH 7. Accumulation Phase WR ~54%

CVD naik meski price sideways = smart money beli diam-diam. Setup probabilitas medium — butuh konfirmasi lebih banyak sebelum entry.

BEARISH 8. Distribution Phase WR ~52%

CVD turun meski price sideways + OI naik + resistance multi-test = smart money jual diam-diam. Sama seperti akumulasi, butuh sabar.

BEARISH 9. Weak Rally / Short Covering WR ~48%

⚠️ Setup berisiko tinggi! OI turun saat price naik = hanya short covering, bukan buyer baru. Rentan squeeze. Gunakan SL ketat.

EXIT SIGNAL 10. Trend Exhaustion Akurasi ~78%

Ini bukan setup entry. OI drop drastis + CVD divergence = sinyal keluar atau kurangi posisi. Close 50–75% posisi, perketat trailing stop.

⚠️
Setup #9 dan #10 punya win rate rendah (<60%) — keduanya tidak akan muncul saat kamu aktifkan filter "High Prob". Gunakan dengan extra hati-hati.

Cara Menggunakan Checklist Entry

Checklist adalah fitur utama aplikasi ini — memaksa kamu untuk mengkonfirmasi setiap kondisi sebelum entry, bukan trading berdasarkan feeling.

1

Buka chart di TF yang direkomendasikan

Setiap setup card menampilkan TF rekomendasi di bagian bawah (misal: 15M–4H). Gunakan TF lebih tinggi untuk bias, TF lebih rendah untuk entry.

2

Cocokkan kondisi OI, CVD, dan Price satu per satu

Baca indikator di platform kamu (TradingView, Sierra Chart, dll). Centang kondisi yang benar-benar terpenuhi — jangan centang kalau ragu.

3

Perhatikan progress bar

Progress bar di bawah checklist menunjukkan berapa % kondisi yang terpenuhi. Idealnya minimal 3 dari 4 kondisi (75%) sebelum pertimbangkan entry.

4

Cek kotak Invalidation

Baca kondisi invalidasi di kotak merah. Kalau ada satu saja kondisi invalidasi yang terjadi, setup gugur — reset checklist dan tunggu ulang.

5

Checklist tersimpan otomatis

Status centang tersimpan di browser (localStorage) per simbol per setup. Kalau kamu ganti simbol atau refresh halaman, data centang kembali sesuai simbol yang dipilih.

🚫
Jangan skip checklist. Win rate yang tertulis di setup card adalah estimasi untuk trader yang mengikuti semua kondisi. Kalau kamu masuk tanpa semua kondisi terpenuhi, win rate aktual kamu bisa jauh lebih rendah.

Menggunakan Filter Setup

5 Filter yang tersedia:

All

Tampilkan semua 10 setup. Default saat pertama buka.

Bullish

Setup 1 (Trend), 5 (Breakout), 7 (Accumulation) — 3 setup long.

Bearish

Setup 2 (Trend), 6 (Breakdown), 8 (Distribution), 9 (Short Covering) — 4 setup short.

Reversal

Setup 3 & 4 (Divergence Reversal) dan Setup 10 (Exhaustion) — kontra-trend.

High Prob

Hanya setup yang win rate aktualnya (setelah adjustment per simbol) benar-benar di atas 60%. Setup #9 (WR ~48%) tidak akan muncul di sini meski kondisi terpenuhi.

💡
Tips penggunaan: Di sesi aktif, gunakan filter High Prob untuk hanya fokus di setup paling reliable. Setup #7 dan #8 (Accumulation/Distribution) juga tidak masuk High Prob untuk beberapa simbol karena base WR-nya hanya 52–54%.

Export Trading Journal

Tombol 📤 Export Journal (TXT) di filter bar akan menghasilkan file teks berisi semua kondisi checklist yang sudah kamu centang, dikelompokkan per setup.

1

Centang kondisi yang terpenuhi di hari/sesi trading

Gunakan checklist di setiap setup card secara aktif selama sesi. Bisa lebih dari satu setup jika kondisi pasar memenuhi beberapa setup sekaligus.

2

Klik tombol Export Journal

File trading_journal_[SIMBOL]_[TIMESTAMP].txt otomatis terdownload.

3

Gunakan untuk review / backtesting

Simpan file journal per hari. Review mingguan untuk melihat pola: setup mana yang paling sering memenuhi kondisi, dan apakah hasilnya sesuai win rate estimasi.

ℹ️
Journal yang diekspor berisi: nama simbol, tanggal/waktu, nama setup, type (bullish/bearish/neutral), win rate, jumlah kondisi terpenuhi, dan teks masing-masing kondisi.

Catatan: Export mencatat semua setup yang ada centangnya — termasuk yang sedang di-filter hide. Tidak perlu klik "All" dulu sebelum export.
🎯
Prinsip utama penggunaan aplikasi ini:
Aplikasi ini adalah alat bantu konfirmasi, bukan signal generator otomatis. OI dan CVD dari TradingView/platform kamu tetap harus kamu baca sendiri dan cocokkan dengan checklist. Win rate adalah estimasi — bukan jaminan. Selalu gunakan risk management yang ketat.